Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Pria Ini Berhasil Cegah Perang Dunia III



Pada Oktober 1962, dunia di ambang kehancuran, karena memanasnya hubungan AS dan Rusia berpotensi besar memicu Perang Dunia 3. Namun, pria ini berhasil menghentikannya.
Sebuah dokumenter yang dipublikasikan pada Selasa (25/9/2012) ini menyatakan, tindakan seorang pria menyelamatkan bumi dari perang nuklir. Ia adalah Vasili Arkhipov, awak kapal selam Rusia, yang meski jadi pahlawan tapi meninggal dunia dipermalukan dan diasingkan.

Kisahnya dimulai pada 1960-an, di tengah kekhawatiran Perang Dingin, saat hubungan Washington dan Moskow benar-benar rusak. Di Amerika, rakyat mulai mengumpulkan ransum dan membangun bunker antibom di kebun mereka.Ketegangan meningkat karena terjadi revolusi di Kuba. Rusia pun memiliki sekutu komunis yang bisa membantu menggempur Amerika. Rudal-rudal ki Kuba sudah diarahkan ke Amerika, meratakan Washington dan New York dalam waktu 10 menit.
Satu-satunya hal yang menghentikan mereka dari saling serang ketika itu adalah kebijakan yang menyatakan serangan boleh dilakukan jika satu pihak terbukti merusak teritori pihak lainnya.

Satu torpedo saja diluncurkan, maka lainnya akan membalas dengan hal yang sama. Tentunya, hal ini akan memicu serangan-serangan yang amat menghancurkan. Apalagi melibatkan nuklir, umat manusia bisa saja punah ketika itu.“Semua pihak mengantungi nuklir. Satu saja serangan, perang nuklir terjadi,” ujar Direktur Arsip Keamanan Nasional AS, Thomas Blanton.

Di tengah atmosfer saling curiga dan takut ini, empat kapal selam Rusia diam-diam diberangkatkan dari Rusia. Hanya pejabat penting di kapal selam saja yang tahu mereka membawa torpedo berhulu ledak nuklir.Kekuatannya besar, setara bom atom Amerika yang dijatuhkan ke Kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 lalu. Kapal selam ini berangkat menuju Kuba. Mereka dikawal helikopter, jet tempur dan kapal perang.

Amerika pun memburu mereka, bak permainan tikus dan kucing. Tak lama, Amerika menemukan kapal-kapal selam itu. Kapal selam yang ditumpangi Arkhipov, B59, ikut terpaksa menyelam, bersembunyi dari pantauan Amerika.Saat itulah kondisi memburuk karena mereka harus bertahan di bawah air selama sepekan, dalam suhu dan kelembaban tinggi, serta air minum yang dibatasi satu gelas per hari. Di atas permukaan, Amerika memang sengaja menanti kapal-kapal selam ini menyerah.

Tak ada yang tahu, kapal selam itu membawa senjata maut. Amerika terus menunggu awak kapal selam yang kepanasan dan kehausan, menyerah. Tak sabar, Amerika menjatuhkan granat peringatan ke laut, yang oleh Rusia disangka serangan.
Valentin Savitsky, kapten B59, yakin perang nuklir sudah dimulai. Ia memerintahkan peluncuran torpedo nuklir untuk menyelamatkan kehormatan Rusia. Dalam kondisi normal, sudah pasti perintah ini segera dijalankan dan kedua negara bakal berperang.
Namun, Savitsky tak memperhitungkan Arkhipov, yang memiliki hak veto penggunaan torpedo nuklir. Arkhipov bersikeras mereka tak boleh menembakkan senjata itu dan harus menyerah kepada Amerika.

Langkah memalukan bagi Rusia, namun menyelamatkan seluruh dunia. Begitu muncul di permukaan, kapal-kapal selam itu hanya disuruh pulang ke Rusia. Arkhipov yang tak sadar dirinya pahlawan dunia, dipermalukan di negaranya.Bertahun-tahun kemudian baru apa yang sebenarnya terjadi di dalam B59 diketahui publik. Sayang, saat itu Arkhipov sudah meninggal dunia. Bagi Olga, jandanya, Arkhipov adalah seorang pahlawan.“Dari kapal selamnya, ia mencegah pecahnya perang nuklir. Saat itu saya bangga, dan saya akan selalu bangga dengan suami saya,” ujarnya. Kisah Arkhipov akan ditayangkan dalam dokumenter bertajukThe Man Who Stopped World War III: Revealed.http://forum.viva.co.id

Baca Selengkapnya ....

Mengungkap Legenda Taman Gantung Babylonia



Seperti apa taman bergantung Babylonia? Bayangkan sebuah dataran tinggi bertingkat-tingkat setinggi seratus meter, yang masing-masing tingkat ditumbuhi ratusan pohon palam, anggur, sycamore, zaitun, apel, akasia, almond, peach, dan lili air. Ketika angin bertiup, wangi anggur, zaitun dan peach menelusup ke penciuman, menerbitkan selera. Manis rasa buah dibawa angin sampai ke lidah. Seperti yang dilukiskan puisi tradisional Babylonia : 

”Seseorang bisa minum sari buah di taman ini, hanya dengan membaui aroma pohonnya saja.”
Ketika angin berhembus, daun-daun palem berguguran dibawa angin mengambang ke kolam-kolam lili air, dan ke kota Babylon di bawahnya. Seluruh wilayah kota terbesar pertama di masa kuno ini (penduduknya diperkirakan 200.000 jiwa) terlihat sangat jelas dari puncak taman. 

Meski berada di dataran tinggi, namun seluruh tanaman disirami air setiap hari. Sistem pengairan taman ini sangat menakjubkan (lihat Rahasia Air yang Memanjat). Tak salah kiranya jika Philon, filsuf Yunani yang gemar berkelana mencatatnya sebagai satu dari tujuh keajaiban kuno dunia. Taman ini sangat memikat hati. 

Sejarah


Babylon yang merupakan ibukota dari Babylonia, imperium kuno Mesopotamia, yaitu sebuah kota yang terletak di dekat sungai Euphrates, yang sekarang dikenal sebagai Irak selatan.

Berdasarkan sejarah, dinasti pertama dari Babylon didirikan oleh Hammurabi pada masa Neo-Babylonian setelah kehancuran imperium Assyrian. Babylon menjadi salah satu kota terpenting pada zaman Timur Tengah kuno ketika Hammurabi (1792-1750 BC), menjadikannya ibukota kerajaan Babylonia.

Literature bangsa Babylonia dibangun dengan sangat bagus dan rekaman cuneiform yang berhasil ditemukan menunjukkan, agama, sejarah, dan ilmu pengetahuan saat itu sangat berkembang.

Obat-obatan, kimia, alchemy, botany, matematika, dan astronomi juga dipraktekkan. Agama dan tulisan kuno yang berbentuk cuneiform ini berasal dari kebudayaan Sumer yang lebih tua. Mereka juga mengembangkan bentuk abstrak dari tulisan berdasarkan symbol cuneiform (berbentuk baji). Tulisan ini ditulis di tanah lempung yang basah dan dibakar dibawah terik matahari.

“Dongeng tentang penciptaan” bangsa babylonia ditulis dalam tujuh lembaran tanah liat dan ditampilkan serta dibacakan pada festival tahun baru di Babylon. Lembaran-lembaran ini mengisahkan tentang kesuksesan Tuhan Kota Babylon, Marduk, dan bagaimana Marduk bisa menjadi Tuhan tertinggi, Raja semua Tuhan yang ada di surga dan bumi.

Tower of Babel

Bangsa Babylonia mempunyai system angka yang lebih maju dari yang kita miliki sekarang, dengan system posisi dengan dasarnya 60. Mereka juga membuat tabel untuk membantu dalam proses perhitungan. Mereka membagi hari sama seperti yang sekarang kita lakukan, 24 jam dengan 60 menit, untuk setiap jam dan setiap menit 60.

Adat kebiasaan bangsa Babylonia ini ikut mempengaruhi bangsa Assyria dan turut memberikan kontribusi terhadap sejarah Timur Tengah dan Eropa Barat dikemudian hari.

Babylonia mengalami kemerosotan dan jatuh kedalam anarki sekitar 1180 BC, tetapi kemudian tumbuh berkembang kembali sebagai Negara bagian dari imperium Assyria setelah abad ke 9 BC.

Babylon akhirnya dihancurkan pada 689 BC, oleh bangsa Assyria dibawah kepemimpinan SennaCherib, tetapi kembali dibangun lagi. Nabopolassar mendirikan apa yang sekarang dikenal sebagai Chaldean atau Imperium baru Babylonia pada 625 BC, dan akhirnya mencapai masa keemasannya dibawah pemerintahan anaknya Nebuchadnezzar (604-562 BC).

Kejayaan serta kemegahan Babylon menjadi terkenal dan melegenda sejak naik tahtanya Nebuchadnezzar, yang dipercayai sebagai pendiri Taman Bergantung Babylonia.

Persembahan Rasa Cinta


Layaknya Taj Mahal di India, yang dibangun oleh Shah Jahan untuk permaisuri terkasihnya Mumtaz Mahal, taman bergantung Babylonia pun merupakan sebuah persembahan cinta.

Taman ini dibangun Nebukadnezar II yang memerintah dari tahun 605-562 SM, diperuntukkan bagi Amytis, permaisuri tercintanya yang berasal dari kerajaan Media. Kerajaan Media berlokasi di pegunungan Persia (Iran).

Amytis besar diantara hijaunya pegunungan, serta sejuknya semilir angin. Kondisi kerajaannya berbanding terbalik dengan Babylonia. Babylonia merupakan wilayah datar, kering, dan panas. Hal ini membuat Amytis selalu terkenang akan hijaunya hutan Media. Ia rindu kembali ke kampung halamannya.

Untuk mengobati kerinduan istrinya Raja Nebukadnezar memerintahkan, untuk membangun sebuah taman rindang di dataran tinggi. Taman itu dibangun di timur sungai Eufrat (Euphrates), sekitar 50 km selatan Baghdad, Iraq.

Menurut sejarawan Yunani Diodorus Siculus, lebar taman ini 400 kaki, panjangnya 400 kaki dan tingginya sekitar 80 kaki. Taman ini berdiri di atas ‘alas’ yang terbuat dari batu bata yang ditutup aspal dan keramik. Berfungsi untuk mencegah masuknya rembesan air ke tanah yang berkemungkinan besar akan mengkorosi fondasi taman. 

Sejarawan lainnya, Herodotus mengungkapkan, bahwa taman ini terletak di dalam dinding istana yang berlapis emas yang panjangnya mencapai 56 mil. Jalan taman ini sangat lebar hingga memungkinkan bagi kereta yang ditarik empat ekor kuda untuk berputar balik.

Disini juga berdiri kuil-kuil pemujaan yang berisi patung dewa dari emas. Taman ini dibuat bertingkat, lebih tinggi dari bangunan lain di kota Babylon, menimbulkan ilusi ‘tergantung di udara’. Kesan ini makin jelas bila taman dilihat dari balik rumah-rumah penduduk. Semua tanaman akan terlihat menggantung di atas atap perumahan. Inilah sebabnya kenapa taman itu dinamakan taman bergantung. 

Rahasia Air Yang Memanjat

Disebutkan juga, bahwa taman itu dibangun oleh Nebuchadnezzar untuk menghibur istrinya atau selirnya yang sangat gemar berada didaerah yang dikelilingi oleh pegunungan. Semenjak itulah taman bergantung, satu dari tujuh keajaiban dunia diperkirakan ada.

Salah satu yang paling menakjubkan dari taman bergantung Babylonia adalah sistem pengairannya. Para kontraktor taman ini berhasil mendisain suatu sistem pengairan yang memungkinkan air sungai Efrat untuk ‘memanjat’ taman setinggi seratus meter itu. 

Mereka menggunakan semacam pompa kincir raksasa. Dua buah kincir besar—satu diatas yang lain di bawah dihubungkan dengan sebuah rantai. Rantai inilah yang memutar kedua kincir tersebut untuk mengambil dan menuangkan air. 

Di sepanjang rantai itu diikatkan ember-ember besar yang mengambil air dari sungai eufrat, dan menuangkannya ke kolam penampungan di puncak taman. Sistem ini memungkinkan taman untuk menerima air terus menerus. Jadi, meskipun Babylonia merupakan wilayah yang jarang didatangi hujan, tamannya tetap menerima cukup pasokan air.

Antara ada dan tiada


Keberadaan taman bergantung Babylonia telah memunculkan kontroversi di kalangan para arkeolog. Keberadaan taman ini diragukan mengingat tak ada bukti arkeologi yang mendukung keberadaannya di masa lalu. 

Manuskrip-manuskrip cuneiform Babylonia yang ditemukan pun tak ada yang membahasnya, padahal bangunan kuno lainnya, seperti ziggurat dan kuil Marduk diterangkan dengan jelas. 

Bukti yang sering dikemukakan arkeolog yang meyakini keberadaan taman ini adalah kisah campuran tentang taman dan pohon palm di Mesopotamia, istana Nebuchadnezzar, the tower of Babel, dan ziggurat yang diceritakan oleh pasukan tentara Alexander yang Agung, ketika mereka kembali ke kampung halamannya. 

Diceritakan, ketika pasukan Alexander tiba di dataran Mesopotamia dan melihat kota Babylon mereka sangat takjub pada sebuah taman tinggi yang dipenuhi pohon-pohon palem dan berbagai tanaman lain. Kisah mengenai taman itu mereka ceritakan kembali ketika tiba di kampung halaman. 

ziggurat

Kisah-kisah itulah yang ditulis menjadi puisi oleh banyak penyair. Namun, sebagian arkeolog meragukan kisah ini. Sebab para prajurit itu menceritakan, taman, istana raja, dan ziggurat secara sekaligus, sehingga berkemungkinan besar para sastrawan menggabungkan semua bangunan ini dalam satu kisah, memberi kesan seolah-olah telah berdiri sebuah bangunan yang menakjubkan. 

Para sejarahwan yang menceritakan taman itupun, seperti Berossus, Diodorus Siculus, Herodotus, dan Philon tidak ada yang menyaksikannya secara langsung. Penggalian para arkeolog di reruntuhan kota Babylon pun membuktikan, bahwa dinding istana kerajaan tidak sepanjang yang diungkapkan Herodotus. Kemungkinan besar taman yang dimaksudkan adalah sebuah taman kerajaan yang merupakan satu kesatuan dengan ziggurat dan istana. 

Dalam literature Babylonia, tidak ditemukan adanya rekaman sejarah tentang taman bergantung, dan laporan yang sangat deskriptif berasal dari ahli sejarah bangsa Yunani. Dalam lembaran tanah liat yang berasal dari periode Nebuchadnezzar, deskripsi tentang istananya, kota Babylon dan dindingnya ditemukan, tetapi tidak ada satupun referensi yang ditemukan tentang taman bergantung.

Meski demikian, para arkeolog sampai sekarang tetap berusaha menemukan bukti arkeologis keberadaan taman ini. Jika memang pernah ada mengapa taman sebesar itu sampai musnah tak bersisa? Bencana semacam apa yang membuat bangunan ini rusak luar biasa?

Sebenarnya Tidak Bergantung


Taman bergantung sebenarnya tidak sungguh-sungguh tergantung. Ada misinterpretasi soal kata ‘bergantung.’ Orang Yunani menyebut taman ini dengan ‘kremastos’ yang dilatinkan menjadi ‘pensilis’, dan dalam bahasa Inggris disebut ‘overhanging’, artinya berada di balkon atau di teras. Jadi yang dimaksud dengan taman bergantung adalah taman yang berada di dataran tinggi seperti balkon atau teras.

Sumber dari bangsa Yunani menyebutkan bahwa taman bergantung berbentuk quadrangular, setiap sisi panjangnya 4 plethora, terdiri dari arched vaults di pondasinya. Taman ini mempunyai tumbuhan yang ditanam diatas permukaan tanah, dan akar dari tanaman ini melekat di teras bagian atas, bukan didalam bumi. Seluruh massanya didukung oleh colom batuan. Air dipompa ke atas dan dibiarkan mengalir menuruni lereng, mengairi tumbuh-tumbuhan.

Robert Koldewey adalah arkeologis Jerman yang berhasil menemukan reruntuhan kota Babylon. Ia mulai menggali lokasi situs tahun 1899. Koldewey menggali selama 14 tahun dan berhasil menemukan dinding istana, menara Babel, dan fondasi istana Nebukadnezar. Penemuan lainnya yang mendukung adanya taman bergantung, termasuk kolong bangunan dengan dinding yang tebal dan irrigasi yang dekat dengan istana selatan.


Ahli sejarah Yunani, Strabo, mengatakan bahwa taman bergantung terletak di sungai Euphrates. Yang lainnya berpendapat bahwa lokasinya sangat jauh dari sungai Euphrates berdasarkan penemuan dari kolong bangunan yang terletak beberapa ratus yard dari sungai.

Tempat beradanya istana telah direkonstruksi dan diperkirakan taman bergantung terletak didaerah yang merentang dari sungai ke istana. Dinding yang massif, tebal 25 kaki, baru-baru ini ditemukan di pinggir sungai, yang kemungkinan merupakan langkah untuk membentuk teras yang dideskripsikan dalam referensi yunani.

Menurut manuskrip hanya ada dua bangunan di kota itu yang terbuat dari batu, yakni dinding utara istana, dan taman bergantung. Koldewey berhasil menemukan 14 ruangan dari batu. Diperkirakan diantaranya merupakan bagian dari taman bergantung.

Koldewey juga menemukan lubang aneh di lantai, kemungkinan besar di tempat itulah dulu berdiri pompa kincir raksasa taman bergantung. Lokasi reruntuhan yang ditemukan Koldewey berada jauh dari sungai Eufrat. Jadi arkeolog lain masih meragukan kalau reruntuhan itu berasal dari taman bergantung. Sebab menurut sejarahnya taman itu terletak dekat sungai Eufrat. 

Pada tahun 538 BC, pemimpin terakhir Babylonia menyerah kepada Cyrus Agung dari Persia. Dan ini adalah pertanda berakhirnya dinasti Chaldean dan Babylonia.





Baca Selengkapnya ....

10 Buku Yang Paling Banyak Sebabkan Kematian di Dunia


Berikut ini adalah buku yang pernah menggemparkan dunia, menciptakan kematian di mana-mana, dan menciptakan rezim pemerintahan yang berperangai iblis. Inilah buku-buku yang lebih baik tidak pernah ditulis.

"Buku adalah salah satu sumber kekuatan terbesar. Akan tetapi, berkali-kali terjadi di dalam pusaran sejarah bahwa buku ditulis secara tidak benar alias menyesatkan. Dalam beberapa kasus, buku-buku tersebut telah mengakibatkan kematian dan kehancuran berskala luas serta menciptakan rezim yang berkarakter ikblis."

Berikut ini adalah daftar buku-buku yang telah membuat kehancuran di dunia dan mengakibatkan kematian yang tak terhitung jumlahnya. Buku-buku yang seharusnya tidak ditulis dan tidak dibaca.
 

Malleus Maleficarum

Malleus Maleficarum adalah bahasa latin dari "The Hammer of Witches" - buku yg ditulis oleh dua orang pendeta Jerman Sprenger dan Kramer di tahun 1487. Buku ini - yg berisi 3 bagian ttg kenyataan witchcraft (ilmu sihir oleh wanita), deteksi nya dan hukumannya - dianggap sebagai 'buku pegangan' untuk menguber para tukang sihir / witches di jaman inkuisisi Katolik roma abad 15 - 17. Puluhan ribu korban, kebanyakan wanita2 miskin yg dituduh witches. 
 

Coming of Age in Samoa
buku ini mengejutkan banyak orang Barat ketika pertama kali terbit pada 1928. Banyak pembaca Amerika terkejut oleh pengamatannya bahaw kaum perempuan muda Samoa menunda pernikahan selama bertahun-tahun sementara pada saat yang sama menikmati hubungan seksual, namun akhirnya menikah, menetap dan berhasil mengasuh anak-anaknya sendiri. 


The Prince

Il Principe (Sang Penguasa) adalah sebuah risalat politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretikus politik Firenze Niccolò Machiavelli. Aslinya berjudul De Principatibus (Tentang Kekuasaan), ditulis pada 1513,[1] namun baru diterbitkan pada 1532, lima tahun setelah kematian Machiavelli.

Tulisan ini adalah sebuah studi klasik tentang kekuasaan – bagaimana memperolehnya, memperluas, dan menggunakannya dengan hasil yang maksimal. Tulisan ini sebenarnya tidak mewakili karya-karyanya selama masa hidupnya, namun karya inilah yang paling diingat, dan yang menyebabkan lahirnya istilah "Machiavellis" yang digunakan secara luas sebagai istilah pejoratif. 
 

Mein Kampf
Mein Kampf (Jerman "Perjuanganku") ialah buku karya Adolf Hitler. Buku ini ditulis Hitler saat berada dalam penjara (setelah putsch yang gagal, pada 1923). Dalam buku ini, ia menggambarkan (berbicara tentang) pandangannya atas Jerman masa depan.

Ia juga menggambarkan rencana masa depannya untuk bangsa Yahudi. Saat ia naik ke puncak kekuasaan, pada 1933, ia mewujudkan beberapa isi buku itu, berakibat dalam Holocaust. Buku ini tersedia bebas di kantor-kantor sipil selama masa pemerintahan Nazi di Jerman.

Setelah PD II, buku ini dianggap ilegal untuk dijual di Jerman dan Austria 
 

The Pivot of Civilization
"Buku ini berisikan tentang genetika"

Margaret Sanger adalah ibu kontrasepsi modern dan pendiri Planned Parenthood. Pada tahun 1922 bukunya, The Pivot of Civilization, ia dijelaskan teori nya eugenika (kontrol dari ras manusia dengan pembiakan selektif) dan kemurnian ras (3 tahun sebelum Hitler melakukan hal yang sama dalam Mein Kampf). Dasar dukungannya terhadap kontrasepsi sama sekali karena keyakinannya bahwa manusia inferior harus dibunuh untuk mengaktifkan ras unggul untuk muncul di waktu yang baru.

Margaret tidak hanya menghibur ide-ide yang populer waktu itu - ia adalah juara. Dalam bukunya dia mengatakan: "masalah yang paling mendesak hari ini adalah bagaimana untuk membatasi dan mencegah kesuburan-alih cacat mental dan fisik". masyarakat jika terus puas untuk mendorong kesempatan dan kacau yang mengakibatkan dari sentimentalisme kebodohan, kejam "KB. itu, dalam benaknya," metode terbesar dan paling benar-benar eugenic. Planned Parenthood telah mencoba sesuatu yang sulit untuk menjauhkan diri dari pendiri mereka. 
 

Democracy and Education
"Buku ini berisikan bahwa pendidikan bukan tentang fakta-fakta dunia melainkan bisa berubah-ubah"

Dalam Demokrasi dan Pendidikan, Dewey meremehkan pendidikan yang berfokus pada pengembangan karakter tradisional anak-anak endowing dengan pengetahuan keras, dan mendorong pengajaran berpikir "keterampilan" bukan pendidikan.

Pandangan-pandangannya mempunyai pengaruh yang besar di Amerika pendidikan-khususnya di sekolah umum. Buku ini dapat dianggap sebagai manifesto pendidikan anti-klasik. Dan konsekuensinya? Sebuah generasi muda dengan pendidikan rendah yang tidak memiliki pendirian dalam fakta-fakta yang solid dan pengetahuan. Dewey adalah salah satu dari tiga pendiri sekolah filsafat Pragmatisme - sebuah sekolah pemikiran yang menyatakan bahwa "kebenaran" dibuat dan bisa berubah. Kurikulum di Selandia Baru merupakan salah satu yang sangat menyenangkan Dewey karena sebagian besar didasarkan pada prinsip-prinsipnya. 
 

Baby and Childcare
"Menyebabkan kematian bayi dikarenakan nasehat yang salah sang penulis"

Para ilmuwan akhirnya menemukan bahwa nasihat Spock sebenarnya menyebabkan kematian dikarenakan lemas. Perkiraan jumlah kematian yang disebabkan oleh saran yang buruk adalah sebagai sebanyak 50.000. Spock juga menganjurkan suatu metode penuh kegembiraan anak yang pindah dari metode berbasis disiplin. Sebelumnya orang tua, para ahli mengatakan bahwa bayi perlu belajar untuk tidur dengan jadwal teratur, dan yang memilih mereka dan memegang setiap kali mereka menangis hanya akan mengajar mereka menangis lebih banyak dan tidak tidur sepanjang malam. Spock malah mengajarkan sebaliknya. 
 

The Protocols of the Elders of Zion
"Buku propaganda yang dirancang untuk menghasut kebencian rasial"

The Protocols of the Elders of Zion adalah sebuah buklet yang dimaksudkan untuk menjelaskan plot oleh dunia Yahudi dan Masonry untuk mengambil alih dunia. Terlepas dari kenyataan bahwa buku kecil ini adalah tipuan, itu tersebar luas dan jauh dan diyakini oleh sebagian besar orang Eropa untuk menjadi kenyataan. Banyak orang saat itu menganggap hal itu akan terjadi.

Ini sangat penting untuk upaya Hitler anti-Yahudi di Jerman dan digunakan setelah Revolusi Rusia untuk memperbuat kebencian dan kekerasan terhadap Yahudi. Buku kecil ini terus dipublikasikan dan disebarluaskan di banyak negara Timur Tengah yang merupakan musuh politik Israel. 
 

The Manifesto of the Communist Party
Buku ini mungkin memenangkan penghargaan untuk buku yang paling berbahaya yang pernah ditulis di dunia.

Buku ini telah menginspirasi beberapa rezim paling brutal dalam sejarah manusia. Terlepas dari apakah ada suatu negara Marxis sejati, buku ini telah memberikan inspirasi begitu banyak tindakan kejahatan yang tidak bisa ditinggalkan dari daftar sifat ini. Beberapa prinsip yang ditemukan dalam manifesto adalah penghapusan kepemilikan pribadi atas tanah, penyitaan milik emigran, pajak yang berat, dan penghapusan warisan. 
 

Darwin's Black Box
"Buku ini berisi serangan fundamentalis bahan bakar pada Ilmu"

Dengan berargumen terhadap aspek teori Darwin, buku ini telah memberikan bahan bakar kepada fundamentalis yang berpendapat bahwa penafsiran literal dari Kitab Kejadian adalah cara yang hanya mungkin di mana bumi diciptakan.

Meskipun banyak sanggahan dari komunitas ilmiah, fundamentalis masih banyak menggunakan ini sebagai "sumber" untuk bukti bahwa evolusi tidak benar. Buku ini sendiri tidak rekan ditinjau sebagai Behe diklaim di bawah sumpah, dan komunitas Sains telah besar menolaknya. Perlu dicatat bahwa Behe sendiri tidak fundamentalis dan tidak percaya pada interpretasi literal dari Alkitab. 
 
 




Baca Selengkapnya ....

9 Penemuan Muslim yang Luar Biasa


Kehidupan modern tak lepas dari penemuan-penemuan ilmuwan muslim. Proyek 1001 kembali mengingatkan sejarah 1000 tahun warisan muslim yang terlupakan.

“Ada sebuah lubang dalam ilmu pengetahuan manusia, melompat dari zaman
Renaisans langsung kepada Yunani,” ujar Chairman Yayasan Sains, Teknologi
dan Peradaban Profesor Salim al-Hassani pemimpin 1001 Penemuan.
Saat ini Penemuan 1001 sedang pameran di Museum Sains London. Hassani
mengharapkan pameran tersebut akan menegaskan kembali kontribusi
peradaban non-barat, seperti kerajaan muslim yang suatu waktu pernah
menutupi Spanyol dan Portugis, Italia selatan dan terbentang seluas daratan
China.

Inilah penemuan muslim yang luar biasa:

1. Operasi Bedah
Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500
halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di
Eropa sebagai referensi medis selama lebih dari 500 tahun. Diantara banyak
penemu, Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing menjadi benang
jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada
luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan menciptakan
sepasang alat jepit pembedahan.

2. Kopi
http://matakita.files.wordpress.com/2008/02/cangkir-kopi.jpg
Saat ini warga dunia meminum sajian khas tersebut tetapi, kopi pertama kali
dibuat di Yaman pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi membantu kaum
sufi tetap terjaga ibadah larut malam. Kemudian dibawa ke Kairo oleh
sekelompok pelajat yang kemudian kopi disukai oleh seluruh kerajaan. Pada
abad ke-13 kopi menyeberang ke Turki, tetapi baru pada abad ke-16 ketika
kacang mulai direbus di Eropa, kopi dibawa ke Italia oleh pedagang Venesia.

3. Mesin Terbang
http://farm4.static.flickr.com/3578/3819397105_854813b5cc.jpg
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi
sebuah pesawat terbang dan menerbangkannya. Di abad ke-9 dia mendesain
sebuah perangkat sayap dan secara khusus membentuk layaknya kostum
burung. Dalam percobaannya yang terkenal di Cordoba Spanyol, Firnas
terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah dan
mematahkan tulang belakangnya. Desain yang dibuatnya secara tidak
terduga menjadi inspirasi bagi seniman Italia Leonardo da Vinci ratusan tahun
kemudian.

4. Universitas
http://www.1st-art-gallery.com/thumbnail/176605/1/View-Of-The-University,-Cairo-$28vue-De-L$27universite-Du-Caire$29.jpg
Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan
sebuah universitas tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya
Miriam mendirikan masjid indah secara bersamaan menjadi masjid dan
universitas al-Qarawiyyin dan terus beroperasi selama 1.200 tahun kemudian.
Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti
utama tradisi Islam dan cerita tentang al-Firhi bersaudara akan menginspirasi
wanita muslim di mana pun di dunia.

5. Aljabar
http://kartini87.files.wordpress.com/2009/07/aljabar.jpg
Kata aljabar berasal dari judul kitab matematikawan terkenal Persia abad ke-9
‘Kitab al-Jabr Wal-Mugabala’, yang diterjemahkan ke dalam buku ‘The Book of
Reasoning and Balancing’. Membangun akar sistem Yunani dan Hindu, aljabar
adalah sistem pemersatu untuk nomor rasional, nomor tidak rasional dan
gelombang magnitudo. Matematikawan lainnya Al-Khwarizmi juga yang
pertama kali memperkenalkan konsep angka menjadi bilangan yang bisa
menjadi kekuatan.

6. Optik
http://sepenggal.files.wordpress.com/2008/12/gambar-alat-optik.jpg
“Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,” ujar
Hassani. Diantara tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia
melihat obyek dari refleksi cahaya dan masuk ke mata, mengacuhkan teori
Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam mata sendiri.
Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran
kamera di mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat dengan
koneksi antara optik dan otak.

7. Musik 
Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Di antara banyak instrumen
yang hadir ke Eropa melalui timur tengah adalah lute dan rahab, nenek
moyang biola. Skala notasi musik modern juga dikatakan berasal dari alfabet
Arab.

8. Sikat Gigi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbht-d1_S82PVzVB1Fa_o4OZVBKaBHgePaCijRuKyKQNY0_Vj7bcFjgpp7nWfBKRpovy7iMaaR4I_HnBoqg0OQMTjKZiXI_VabFGaL8gEs3jo9tp3SHtkmXW9ItGYnFC_KAx_XUpdeXMQ/s1600/sikat-gigi.jpg
Menurut Hassani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi
pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk
membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Substansi kandungan di dalam
Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.

9. Engkol
http://otomotif.web.id/image/1.4.jpg
Banyak dasar sistem otomatis modern pertama kali berasal dari dunia muslim,
termasuk pemutar yang menghubungkan sistem. Dengan mengkonversi
gerakan memutar dengan gerakan lurus, pemutar memungkinankan obyek
berat terangkat relatif lebih mudah. Teknologi tersebut ditemukan oleh
Al-jazari pada abad ke-12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda
hingga kini.
 




 

Baca Selengkapnya ....

7 Kota Besar Yang Lenyap Dari Peradaban di Dunia


7. Tikal, Guatemala
Tikal pernah menjadi ibukota dari kerajaan Maya dan sebuah kota besar di Dunia Baru. Situs ini diperkirakan ada dari ~ 200-900 Masehi.Berkat pelestarian peninggalan sejarah dengan sangat baik , hari ini banyak yang bisa diketahui tentang kemegahan Tikal pada puncaknya, serta raja-raja kuat yang memerintah di sana.Sementara situs ini kadang-kadang - seperti lainnya reruntuhan Dunia Baru - terdaftar sebagai peninggalan'situs misterius', penelitian menunjukkan bahwa lokasi tanah di situs ini tidak dapat mendukung sejumlah besar orang bermukim di sana.Situs megah ini diabaikan terjadi selama beberapa tahun dan kota itu ditinggalkan sampai hutan yang lebat menutupinyaTampaknya bagaimanapun, bahwa beberapa penduduk setempat tahu keberadaannya selama tahun-tahun untuk rumor dari sebuah kota yang hilang di daerah tersebut berlangsung.Ekspedisi terorganisir pertama menemukan kota bangsa maya ini pada tahun 1848. Apa yang mereka temukan adalah salah satu situs terbesar yang masih hidup Dunia Baru arkeologi. Ada piramida dengan tinggi sampai 70m , istana kerajaan, prasasti monumental dan arena bermain untuk pertandingan bola suku Maya.

6. Timgad, Aljazair
Timgad, atau bahasa latinnya Colonia Marciana Ulpia Traiana Thamugadi , adalah tipikal kota yang hilang dari cerita petualangan. Setelah keindahan kota didirikan di padang gurun atas perintah Kaisar Trajan , kota ini selamat dari pergolakan kekaisaran dan tumbuh menjadi kota perdagangan yang besar. Setelah dijarah dan dirampok pada abad ke-5, kota ini terlahir kembali sebagai pusat dari kehidupan Kristen. Sebuah perampokan dan penjarahan besar-besaran kedua terjadi di abad ke-7 oleh Vandalisme menyebabkan ditinggalkannya kota ini sekali lagi.

Ketika Pasir Sahara menutupi situs ini secara tidak langsung juga mengawetkan peninggalan kota sampai ditemukan kembali pada 1881. Sekarang reruntuhan kota memberikan wawasan yang cemerlang pada kota-kota provinsi Romawi di Afrika. Jalan-jalan mengikuti bidang-bidang yang sempurna, seperti yang Anda harapkan dari sebuah kota yang dibangun untuk dengan tatanan masyarakat modern. Hari ini di situs Anda dapat melihat lengkungan Trajan, pemandian dan kuil Jupiter. kuil sebagaian besar dari dewa di Roma, menunjukkan pentingnya kota. Sebuah grafiti di forum berbunyi "Untuk berburu, mandi, bermain game dan tertawa. Ini adalah hidup! "

6. Machu Picchu, Peru

Machu Picchu - adalah sebuah situs Inca pra-Columbus yang terletak 2.430 meter (7.970 kaki) di atas permukaan laut. Hal ini terletak di punggung bukit gunung di atas Lembah Urubamba di Peru, yang 80 kilometer (50 mil) barat laut Cuzco dan melalui mana mengalir Sungai Urubamba.Kebanyakan arkeolog percaya bahwa Machu Picchu dibangun sebagai kawasan bagi kaisar Inca Pachacuti (1438-1472). Sering disebut sebagai "The Lost Kota Inca", mungkin ikon paling akrab Dunia Inca.

Suku Inca mulai membangun perkebunan sekitar tahun 1400 tapi itu ditinggalkan sebagai situs resmi untuk para penguasa Inca satu abad kemudian pada saat penaklukan Spanyol Kekaisaran Inca. Meskipun dikenal secara lokal, itu tidak diketahui oleh dunia luar sebelum dibawa ke perhatian internasional pada tahun 1911 oleh sejarawan Hiram Bingham Amerika. Sejak itu, Machu Picchu telah menjadi daya tarik wisata yang penting dan, karena tidak ditemukan dan dijarah oleh Spanyol setelah mereka menaklukkan suku Inca, penting sebagai situs budaya.

5. Mohenjo-Daro, Pakistan
Mohenjo-daro adalah salah satu situs dari sisa-sisa permukiman terbesar dari Kebudayaan Lembah Sungai Indus, terletak di propinsi Sind, Pakistan. permukiman kota pertama di dunia, bersamaan dengan peradaban Mesir Kuno, Mesopotamia dan Yunani Kuno. Reruntuhan bersejarah ini dimasukkan oleh UNESCO ke dalam Situs Warisan Dunia. Arti dari Mohenjo-daro adalah "bukit orang mati". Seringkali kota tua ini disebut dengan "Metropolis Kuno di Lembah Indus".
Mohenjo-daro dibangun sekitar tahun 2600 SM, tetapi dikosongkan sekitar tahun 1500 SM.
Mohenjo-daro terletak di sebuah bubungan zaman Pleistosen di tengah-tengah dataran banjir Sungai Sindhu. Bubungan tersebut kini terkubur oleh pembanjiran dataran tersebut, tetapi sangat penting pada zaman Peradaban Lembah Indus. Bubungan tersebut memungkinkan kota Mohenjo-daro berdiri di atas dataran sekelilingnya. Situs tersebut terletak di tengah-tengah jurang di antara lembah Sungai Sindhu di barat dan Ghaggar-Hakra di timur.

Peradaban Lembah Indus (c. 3300-1700 SM, f. 2600-1900 SM) adalah sebuah peradaban sungai kuno yang berkembah di lembah sungai Indus di India Kuno (kini di Pakistan dan India Barat Laut). Peradaban ini juga dikenal sebagai "Peradaban Harappa." Beberapa arkeolog berpendapat bahwa Peradaban Indus mencapai jumlah lima juta penduduk pada puncaknya.
Saat ini, lebih dari seribu kota dan permukiman telah ditemukan, terutama di lembah Sungai Sindhu di Pakistan dan India barat laut.Mohenjo-daro memiliki bangunan yang luar biasa, karena memiliki tata letak terencana yang berbasis grid jalanan yang tersusun menurut pola yang sempurna. Pada puncak kejayaannya, kota ini diduduki sekitar 35.000 orang. Bangunan-bangunan di kota ini begitu maju, dengan struktur-struktur yang terdiri dari batu-bata buatan lumpur dan kayu bakar terjemur matahari yang merata ukurannya.

Mohenjo-daro adalah sebuah kota yang cukup terlindungi. Walau tak ada tembok, namun terdapat menara di sebelah barat pemukiman utama, dan benteng pertahanan di selatan. Mohenjo-daro telah dimusnahkan dan dibangun kembali setidaknya tujuh kali. Setiap kali, kota baru dibangun terus di atas kota lama. Pembanjiran dari Sungai Indus diduga menjadi penyebab kerusakan.

4. Petra, Yordania 
Petra adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung di timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.Salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru adalah Petra.
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'batu'. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.

Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan sembilan tahun sebelum Masehi sampai dengan tahun ke-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.Suku Nabatean membangun Petra dengan sistem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjir mendadak. Mereka juga memiliki teknologi hidrolik untuk mengangkat air.Terdapat juga sebuah teater yang mampu menampung 4.000 orang. Kini, Istana Makam Hellenistis yang memiliki tinggi 42 meter masih berdiri impresif di sana.Sebenarnya, asal usul suku Nabatean tak diketahui pasti. Mereka dikenal sebagai suku pengembara yang berkelana ke berbagai penjuru dengan kawanan unta dan domba.Warga Petra awal adalah penyembah berhala. Dewa utama mereka adalah Dushara (Dzu as-Shara/Dusares}, yang disembah dalam bentuk batu berwarna hitam dan berbentuk tak beraturan. Dushara disembah berdampingan dengan Allat, dewi Bangsa Arab kuno.

Mereka sangat mahir dalam membuat tangki air bawah tanah untuk mengumpulkan air bersih yang bisa digunakan saat mereka bepergian jauh. Sehingga, di mana pun mereka berada, mereka bisa membuat galian untuk saluran air guna memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih.
Pada awalnya Petra dibangun untuk tujuan pertahanan. Namun belakangan, kota ini dipadati puluhan ribu warga sehingga berkembang menjadi kota perdagangan karena terletak di jalur distribusi barang antara Eropa dan Timur Tengah.Pada tahun 106 Masehi, Romawi mencaplok Petra, sehingga peran jalur perdagangannya melemah. Sekitar tahun 700 M, sistem hidrolik dan beberapa bangunan utamanya hancur menjadi puing. Petra pun perlahan menghilang dari peta bumi saat itu dan tinggal legenda.Di abad ke-14 Masehi, sebuah masjid dibangun di sini dengan kubah berwarna putih yang terlihat dari berbagai area di sekitar Petra. Harun tiba di wilayah Yordania sekarang ketika mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir'aun.Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya.
Setelah Perang Salib di abad ke-12, Petra sempat menjadi 'kota yang hilang' selama lebih dari 500 tahun (lost city). Hanya penduduk lokal (suku Badui) di wilayah Arab yang mengenalnya.

3. Troya, Turki
Troya adalah sebuah kota legendaris dan pusat dari Perang Troya seperti yang diceritakan di dalam Kumpulan Cerita-cerita Kepahlawanan Yunani terutama di dalam Iliad, salah satu dari dua puisi kepahlawanan Homer, seorang seniman Yunani Kuno.
Saat ini nama tersebut adalah sebuah situs arkeologi, lokasi tradisional kota Troya disebut juga Turkish Truva, di Hisarlık di daerah Anatolia, dekat dengan pantai propinsi Çanakkale di sebelah barat laut Turki, barat daya Dardanelles di kaki Gunung Ida.Kota baru Ilium didirikan disana pada saat dibawah kekuasaan Kaisar Romawi Augustus. Kota ini berkembang hingga didirikannya kota Konstantinopel dan secara bertahap semakin menurun statusnya di era Byzantium.Situs arkeologi Troya dimasukkan ke dalam daftar Peninggalan Sejarah Dunia UNESCO di tahun 1998.

Perang Troya, menurut legenda, adalah penyerbuan terhadap kota Troyaoleh tentara Akhaia (Yunani Mycenaean), yang terjadi setelah Paris menculik Helena dari suaminya Menelaos, raja Sparta. Perang ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam mitologi Yunani dan diceritakan di banyak karya sastra Yunani.
Pada Perang Troya, para prajurit Yunani bersembunyi di dalam Kuda Troya yang berukuran raksasa yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak. Pada malam harinya, pasukan Yunani keluar dari perut kuda kayu tersebut dan akhirnya merebut kota Troya.

1. Pompeii, dan Herculaneum
Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali .Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarnus.Pada abad pertama M, Pompeii hanyalah salah satu dari sekian kota yang berlokasi di sekitar kaki Gunung Vesuvius. Wilayah ini cukup besar jumlah penduduknya yang menjadi makmur karena daerah pertaniannya subur. Beberapa kelompok kota kecil di sekitar Pompeii seperti Herculaneum juga menderita kerusakan atau kehancuran oleh tragedi letusan Vesuvius.

didirikan sekitar abad ke-6 SM oleh orang-orang Osci atau Oscan, kelompok masyarakat di Italia tengah. Saat itu, kota ini digunakan sebagai pelabuhan oleh pelaut Yunani dan Fenisia. Pada tahun 62 M, sebuah gempa bumi hebat merusakkan Pompeii bersama banyak kota lainnya di Campania. Di masa antara tahun 62 M hingga letusan besar Vesuvius tahun 79 M, kota ini dibangun kembali, mungkin lebih megah dalam bidang bangunan dan karya seni dari sebelumnya.Pada awal Agustus tahun 79, mata air dan sumur-sumur mengering. Getaran-getaran gempa ringan mulai terjadi pada 20 Agustus 79 , dan menjadi semakin sering pada empat hari berikutnya, namun peringatan-peringatan itu tidak disadari orang, dan pada sore hari tanggal 24 Agustus, sebuah letusan gunung berapi yang mematikan terjadi. Ledakan itu merusakkan wilayah tersebut, mengubur Pompeii dan daerah-daerah pemukiman lainnya. Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Vulcanalia, perayaan dewa api Romawi.
 
 




Baca Selengkapnya ....

Anda Adalah Pengunjung Ke

Data pengunjung

Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Netter Sejati.