Kolam Renang Setan Yang Ada Di Dunia


Aneh tapi nyata: Di Zimbabwe, Afrika, ada kolam renang yg lokasinya berada pada ketinggian 128 meter. Hanya orang-orang yg punya nyali gede mau nyemplung ke dalamnya. Orang menyebutnya "Kolam Renang Setan". Apa karena banyak setannya?Lokasi tempat ini adalah di air terjun Victoria, Zimbabwe, Afrika. Ketinggian air terjunnya mencapai 128 meter. Masyarakat sekitarnya dari dulu biasa menyebutnya sebagai "kolam renang setan".





Selama bulan September dan Desember, masyarakat dapat berenang di dalamnya sampai mendekati ke bibir air terjun. Tentu saja tidak usah terjun ke bawah!

Air terjun ini segera saja menjadi sangat terkenal di kalangan "turis-turis berani mati". Banyak orang yg kadang-kadang mencari pengalaman penuh tantangan seperti ini. Anda berani ?

http://anehbanget-online.blogspot.com

Baca Selengkapnya ....

Voynich, Manuskrip Misterius dan Paling Membingungkan di Dunia

Arizona, USA - Bila ada sebuah manuskrip yang paling membuat pusing para ilmuwan, itu adalah manuskrip Voynich.Disebut-sebut sebagai manuskrip paling misterius, manuskrip Voynick ditemukan oleh seorang penjual buku bernama Wilfrid Voynich, pada 1912, di Villa 
Mondragone, dekat Roma.Seperti diberitakan Discovery News, manuskrip tua ini dipercaya berasal dari abad 15. Greg Hodgins, 

dari Departemen Fisika University of Arizona bekerja sama dengan School of Anthropology Arizona mengatakan bahwa manuskrip ini dibuat antara tahun 1404-1438.Voynich mengumumkan temuan mansukrip tersebut dengan harapan agar manuskrip itu bisa diterjemahkan. Ia mengklaim bahwa manuskrip itu sebelumnya dimiliki oleh Rudolf II dari kerajaan Habsburg di abad 16.


Voynich juga percaya bahwa manuskrip itu dibuat oleh Roger Bacon, seorang ilmuwan Inggris dari abad 13. Namun, klaim Voynich ini setelah diuji oleh pengukuran umur karbon, tidak terbukti.

Manuskrip ini adalah sebuah kitab berisi gambar dan tulisan yang tidak pernah bisa dimengerti manusia hingga sekarang.

Dengan menggunakan penelusuran radiokarbon, satu tim dipimpin Greg Hodgins dari Jurusan Fisika Universitas Arizona, telah menemukan halaman-halaman perkamen yang kemungkinan dibuat pada abad ke-15 atau seabad lebih tua dari taksiran para pakar sebelumnya.


Buku tebal ini membuat “DaVinci Code” benar-benar tidak menarik.

Deretan teks cakar ayam tertulis di atas perkamen yang jelas terlihat kuno, aliran ilustrasi gambar ruwet yang melukiskan tanaman, bagan-bagan astronomis, dan gambar manusia mandi di usia dini.

Kesan pertama, Manuskrip Voynich tidak seperti karya tulis dan gambar antik pada umumnya.

Kesan berikutnya, ketika diteliti lebih jauh, maka Anda mendapati manuskrip itu benar-benar tidak bisa dipahami.


Karakter-karakter asing di mana beberapa diantaranya memuat huruf Latin namun di beberapa bagian malah memuat bahasa yang sama sekali tidak dikenal manusia, disusun menjadi seumpama kata dan kalimat, tetapi tidak satu pun menyerupai tulisan atau bacaaan apapun yang selama ini digunakan manusia.

Hodgins, seorang asisten peneliti dan asisten profesor pada Jurusan Fisika, Universitas Arizon, yang bekerjasama dengan Fakultas Antropologi universitas sama, terpesona oleh manuskrip itu.

“Apakah ini kode atau sandi untuk sesuatu hal? Orang memakai analisis statistik huruf dan kata, yaitu analisis yang digunakan guna memecahkan kode-kode. Tapi semua itu tak bisa memecahkan yang satu ini.”


Sebagai seorang ilmuwan kimia dan arkeologi lapangan, Hodgins bekerja untuk Laboratorium NSF Arizona Accelerator Mass Spectrometry atau AMS, yang menggabungkan analisis fisika dan ilmu bumi. Timnya berhasil memecahkan waktu pembuatan Manuskrip Voynich.

Kini dimiliki Beinecke Rare Book and Manuscript Library, Universitas Yale, manuskrip ini ditemukan di Villa Mondragone dekat Roma pada 1912 oleh dealer barang antik Wilfrid Voynich. Manuskrip ini pernah disarankan Society of Jesus untuk dijual.

Voynich mendedikasikan sisa hidupnya untuk mengungkap misteri asal usul manuskrip tersebut, sekaligus mengartikannya. Dia meninggal 18 tahun kemudian tanpa pernah bisa mengungkap sedikit pun rahasia dalam manuskrip itu.

Manuskrip Voynich, diklaim sebagai manuskrip paling misterius dan membingungkan di dunia.

Melompat ke tahun 2009: Di lantai dasar Gedung Ilmu Fisika dan Atmosferik Universitas Arizona, Hodgins dan sejumlah ilmuwan, insinyur dan teknisi memelototi sebuah monitor komputer yang menampilkan grafik dan garis. Dengung suara mesin memenuhi ruangan dan menjadi latar belakang untuk desis berirama dari pompa turbin-turbin uap.


Pipa baja antikarat, bergantian dengan ruang vakum berbobot besar, menembus dinding.

Itu adalah jantung dari Laboratorim NSF-Arizona AMS, yaitu spektrometer akselarator massa yang mampu melacak jejak atom Carbon-14 yang berada dalam satu sampel dan memberi ilmuwan penunjuk umur untuk sampel-sampel itu.

Analisis Radiokarbon
Carbon-14 adalah bentuk tidak padat dari karbon yang biasa disebut radioisotop, yang secara alamiah terbentuk di lingkungan Bumi.


Dalam lingkungan alami, hanya ada satu atom Carbon-14 per trilun isotop karbon nonradioaktif yang sebagian besar adalah Carbon-12 dengan sejumlah kecil Carbon-13. Carbon-14 ditemukan di atmosfer dalam gas karbondioksida.

Tumbuhan menghasilkan jaringan selnya sendiri dengan menangkap karbondioksida dari atmosfer dan mengamulasi Carbon-14 selama hidupnya. Lalu, giliran binatang mengakumulasi Carbon-14 dalam jaringan selnya dengan memakan tumbuhan atau organisma lain yang memakan tumbuhan.


Ketika tanaman atau binatang mati, kadar Carbon-14 di dalamnya menurun dalam tingkat tertakar sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengukur waktu yang dilalui sejak tanaman atau hewan itu mati.

Apa yang berlaku pada tumbuhan dan binatang, akan berlaku pula pada apa-apa yang dihasilkan keduanya. Mengingat halaman perkamen dari Manuskrip Voynich dibuat dari kulit binatang, maka manuskrip itu ditaksir umurnya lewat analisis radiokarbon itu.

Dengan memokuskan pada ujung atas spekrometer massa, Hodgins menjelaskan prinsip di balik ini.


Satu sampel tipis dari carbon yang diesktrasi dari manuskrip tersebut dimasukkan ke “sumber ion” pada spektrometer massa.

“Ini menyebabkan atom-atom dalam sampel terionisasi, Artinya, atom-atom itu kini memiliki energi listrik dan dapat didorong oleh medan listrik dan magnet.”

Setelah dilontarkan dari sumber ion, ion-ion karbon itu menjadi sinar yang ditembakkan ke instrumen dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Dengan fokus pada sinar dalam lensa dan filter magnetis, spektrometer massa ini kemudian menyebar menjadi beberapa sinar yang masing-masing mengandung satu isotop spesies dengan massa tertentu.


“Carbon-14 lebih berat dibandingkan isotop karbon lainnya. Dengan cara ini, kita bisa mengukur isotop tersebut dan menentukan berapa banyak kandungannya dalam sampel. Dari situ, kita bisa menghitung umur sampel.”

Guna mendapatkan sampel manuskrip itu, Hodgins mengunjungi Universitas Yale dimana sebelumnya para konservator telah mengidentifikasi halaman-halaman manuskrip yang tak bisa diotak-atik itu dan menjadi sampel yang tercocok untuk diteliti.

“Saya duduk menghadap Manuskrip Voynich, dengan hati-hati menyayat satu bagian perkamen mulai dari ujung halaman dengan pisau bedah,” kata Hodgins.


Dia memotong empat sampel dari empat halaman yang masing-masing berukuran sekitar 1 sampai 6 milimeter, lalu dibawanya ke laboratorim di Tucson di mana keempatnya dibersihkan.

“Karena kami mengambil sampel dari tengah halaman, kami perkirakan ada banyak tinta diserap,” jelas Hodgins. “Plus, jika manuskrip itu berubah di setiap sudut, maka titik sampling pada halaman-halaman ini kemungkinan tak berada di ujung namun di belakang. Ini berarti titik-titik itu mudah melekat.”


“Metode modern yang kami gunakan untuk menaksir umur material itu begitu sensitif,” katanya. 
http://forum.viva.co.id

Baca Selengkapnya ....

Jenis Teh Penjaga Kesehatan Organ Pria


Jika selama ini teh hijau didengung-dengungkan karena khasiatnya sebagai antioksidan penekan perkembangan berbagai sel kanker, kini penelitian lebih mengerucutkan khasiat teh hijau sebagai sahabat para pria. Teh ini dapat menekan perkembangan kanker prostat. 
Para peneliti menyerankan agar para pria yang sudah didiagnosa memiliki kanker prostat untuk lebih banyak mengkonsumsi teh hijau. Enam cangkir setiap harinya. Temuan ini berasal dari penelitian yang dilakukan pada pasien yang akan menjalankan operasi prostat. Mereka dapat mengurangi peradangan yang terjadi, hanya dengan mengkonsumsi seduhan teh hijau, selama tiga hingga delapan minggu sebelum operasi. 
Dilansir Health Day News, sampel darah dan urin yang didapatkan setelah operasi kemudian dibawa ke laboratorium. Hasil tes tersebut menyatakan bahwa mereka yang mengkonsumsi teh hijau, secara signifikan memiliki tingkat inflamasi, nilai PSA dan kerusakan DNA yang rendah. 
Polifenol, salah satu senyawa dalam teh hijau disebut memiliki perlindungan ampuh terhadap kanker prostat. Senyawa ini bekerja hampir sama dengan flavonoid yang ada pada buah-buahan dan sayuran. Menekan pertumbuhan sel kanker.
Dr Mark Soloway, peneliti dari University Of Miami Miller School of Medicine ini pun masih akan mengembangkan penelitian bersama timnya, untuk mengetahui lebih jauh tentang dampak langsung teh hijau pada kerusakan kelenjar prostat yang dapat menyebabkan kanker prostat. 
"Untuk bisa mendapatkan efek perlindungan ini, Anda harus banyak mengkonsumsi teh hijau. Dua cangkir teh hijau dalam sehari, tidak dapat membantu masalah ini karena polifenol teh akan disekresi dengan cepat. Jadi kami menyarankan untuk mengkonsumsinya sebanyak enam cangkir sehari," papar penulis studi, Susanne Henning. 
Cara lain untuk menekan kanker adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur, serta rutin berolahraga_http://life.viva.co.id

Baca Selengkapnya ....

10 Alasan Mengapa Desktop PC Belum Punah


foto

Berbagai perangkat elektronik yang canggih dan praktis dibawa kemanapun, kini semakin jadi tren. Makin kecil dan canggih piranti itu, semakin dia diburu. Tak bisa disangkal, di zaman modern seperti sekarang, perangkat komunikasi yang praktis itu sangat penting.

Namun gadget-gadget praktis itu pada dasarnya penuh dengan kompromi. Daya komputasi yang terbatas, ukuran layar atau bahkan harga yang sangat mahal, membuat produk ini tak sepenuhnya ideal.  

Karena itu, bacalah sepuluh alasan ini supaya Anda punya alasan mempertahankan Desktop PC Anda.

1. Desktop PC lebih murah
Dibanding laptop, desktop PC tentu lebih murah saat membeli baru. Komponen yang menyusun laptop, tablet maupun ponsel pintar membutuhkan ukuran kecil yang berakibat harganya lebih mahal.

Sementara komponen desktop PC tidak harus sama kecil. Meskipun begitu, Anda juga harus merogoh kocek untuk membeli layar, papan ketik, tetikus maupun trackpad. Tetapi harga-harga komponen ini jauh lebih murah.

2. Desktop PC lebih kuat
Prosesor PC lebih kuat dibandingkan prosesor laptop. Prosesor yang terpasang di laptop tidak hanya lebih kecil, mereka dirancang untuk menggunakan lebih sedikit energi sehingga menghasilkan sedikit panas. Alasannya, laptop dijalankan oleh baterai sehingga proses kerjanya harus menghemat baterai itu.

Sementara prosesor pada desktop bisa dilengkapi dengan sistem pendingin untuk menjaga suhu prosesor turun. Dengan begitu, mereka tak hanya menjadi lebih kuat dan dapat dengan mudah overclocked supaya berkecepatan tinggi.

3. Anda bisa menempatkan berbagai macam komponen atau periferal ke desktop 
Misalnya, Anda ingin memasang tetikus atau papan ketik eksternal dengan papan colok USB. Ini bisa dilakukan pada PC, tetapi tidak dengan laptop. Laptop hanya memiliki lubang USB terbatas.

4. Memakai PC, Anda mendapatkan layar besar 
Penelitian menunjukkan bahwa dengan layar tetap dan nyata itu membuat Anda lebih produktif bekerja. Ada dua cara supaya Anda bisa mendapatkan layar tetap dan nyata itu yaitu dengan layar yang lebih besar atau dengan beberapa monitor.

Layar laptop terbesar di pasaran adalah 17.3 inchi. Tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan monitor ukuran 24 inchi. Dan layar seukuran 17.3 inchi itu terlalu besar untuk sebuah laptop.

5. Layar desktop dapat memutar game komputer seperti nyata 
Di pasaran ada juga laptop yang didesain untuk game, seperti Alienware M17x R4 dilengkapi dengan Intel Core i7 3720QM-prosesor dan Nvidia GeForce GTX 680M. Tetapi laptop game macam ini hanya dapat mengakomodasi satu atau sedikit VGA dan bahkan berada dalam perangkat yang nyaris tidak portabel.

6. Memperbaiki desktop lebih mudah
Komponen desktop bisa dengan mudah dan murah diperbaiki atau bahkan diganti dengan yang baru.

7. Anda dapat menggunakan perangkat lunak lebih efisien pada desktop
Laptop pun saat ini dapat digunakan untuk perangkat lunak kreatif seperti Adobe Photoshop. Namun tak akan nyaman. Akan lebih efisien jika semua aplikasi kreatif itu digunakan pada desktop karena membutuhkan prosesor yang kuat, VGA tinggi dan peripheral yang tak sedikit.

8. Desktop dapat didaur ulang 
Pilihan mendaur ulang laptop ataupun tablet sangat terbatas. Beda dengan desktop, Anda bahkan bisa menjual suku cadang PC kembali.

9. Desktop sangat aman dan bertahan lama 
Desktop memang tak portabel sama sekali, tapi justru ini yang membuatnya  aman karena tak banyak bergerak. Paling tidak aman dari pencurian. Selain itu, desktop lebih awet dibanding laptop.

10. Siapapun bisa merangkai PC 
Merangkai laptop tentu sangat sulit. Tak semua orang bisa melakukannya. Komponennya lebih mahal dan kurang kuat.http://www.tempo.co

Baca Selengkapnya ....

Sakit Aneh , Gadis ini Alergi Cahaya

Megan Hume, 10, harus mengubur mimpi bisa keluar rumah bermain dengan teman-teman sebayanya. Hanya bisa meringkuk di ruang gelap. Menghindari sinar matahari yang seolah racun ganas bagi tubuhnya.  Reaksi alergi yang cukup parah mendadak muncul setiap kali tubuhnya terpapar cahaya. Hanya beberapa menit berada di luar rumah bahkan bisa membuatnya merasa kesakitan luar biasa. Kulitnya melepuh dan membengkak seperti terkena luka bakar. 

Tak hanya matahari, ia juga menjadi sangat sensitif dengan beragam sumber cahaya. Mulai dari cahaya lampu hingga cahaya layar televisi. "Menonton televisi sekitar satu jam saja sudah bisa menciptakan reaksi alergi yang sungguh buruk," kata sang ibu, Michelle, dikutipmirror.co.uk.Penderitaan bermula 22 Juli lalu. Saat Megan menemukan luka ruam di lehernya. "Kami harus selalu menjaga dia di dalam ruang gelap. Kami sungguh putus asa mencari tahu penyebabnya, apalagi setiap melihat Megan yang mulanya berontak karena merasa terkurung."

Keluarga terpaksa memasang tirai rumah secara permanen. Melapisi jendela dan pintu dengan pelapis gelap untuk mencegah cahaya merembes masuk. "Bepergian keluar rumah malam hari juga tidak aman karena ada cahaya bulan dan lampu penerang jalan," ujarnya. 
Sembari menunggu hasil analisis dokter, Megan terus mengonsumsi obat dan mengoleskan krim khusus 20 kali sehari untuk mengurangi efek alergi. Dan, jika terpaksa keluar rumah untuk berobat, ia harus menutup seluruh permukaan kulitnya dengan pakaian, memakai kacamata hitam, dan payung pelindung berwarna hitam.dan payung pelindung berwarna hitam.http://life.viva.co.id

Baca Selengkapnya ....

Senjata PD 1 Terbesar Di Dunia



1. Meriam Tangan Bangsa Cina
Meski mereka tidak sadar pernah memiliki yang terbesar, bangsa Cina terbukti benar-benar menjadi pembuat yg pertama. Dengan berbagai alasan, pada akhirnya mereka berhenti menggunakannya, terutama karena disamping musuh mereka yg ketakutan, mereka seringkali malah kadang meledakkan diri mereka sendiri.

 
Chinese Hand Cannon - Bronze firearm, Yuan dynasty (1271-1368 AD).

 
Miniatur replika dari meriam tangan Chinese, dan Hand Bombard, Eropa 1380

Orang-orang Eropa sungguh-sungguh mengambil ide dari silinder metal yg tebal, pasokan mesiu, dan kejutan nakal untuk menembakkannya ke pihak yang tidak mereka sukai. Awal-awal meriam-meriam pertama mereka adalah mortir-mortir sederhana: sebongkah besi berbentuk lonceng (karena pembuat lonceng adalah pembuat meriam pertama). Mereka juga seringkali meledakkan dirinya sendiri, tapi tidak seperti bangsa China, mereka cuek saja, yang penting hasilnya setimpal, dan selama masih ada yg mau menyulut sumbunya.

2. Senjata Pertama yang Benar-benar Super 
Senjata pertama yg benar-benar "super" digunakan manusia adalah bombard dari bangsa Turki Agung, yang juga dijuluki Dardanelles Gun, Senjata Kerajaan, Meriam bangsa Hongaria, atau sebutan yang lainnya yang kalo orang betawi liat bakal bilang gini:"Busyeeet, itu meriem apa kapal?"

Dibuat tahun 1453 di Hongaria dan digunakan bangsa Turki untuk merebut Konstantinopel, mereka membuat shock pembuatnya dengan tidak disangka melakukan apa yg mereka telah rencanakan: mengirim 1500 pound bola granit ke siapa saja dimana moncong meriam ini diarahkan.


3. Monster Sombong Milik Tsar
Tidak pernah ingin dikalahkan, bangsa Rusia menyombongkan dirinya dengan apa yg disebut Pemusnah Pasti Musuh. Pura-pura dirakit tahun 1585, meriam Tsar sebuah monster dengan mulut lebarnya didesain untuk melontarkan 800 pound peluru ke musuh mereka. Tsar ini sendiri tidak pernah menembakkan peluru meriam, tapi tidak pernah menghentikan militer Rusia untuk membangga-banggakan betapa besarnya senjata ini hingga orang-orang bosan mendengarnya.


Meriam raksasa lainnya: Mons Meg, buatan tahun 1449 and benar-benar ditembakkan selama 200 tahun - saat ini ditempatkan di Kastil Edinburgh, Skotlandia.


 
3. Trench Horror Upgrade
Dikatakan perang dunia pertama adalah benar-benar perang moderen pertama. Gas racun, tank-tank, pertempuran udara, senjata mesin - sepertinya mereka dengan gembira berksperimen pada tahun-tahun horror itu. Tapi tetap saja senjata-senjata klasik masih digunakan, silinder metal tebal tua yg tetap standby, mesiu, dan kejutan nakal, tidak pernah ketinggalan. Tapi sejak perang moderen ini, meriam klasik diupgrade menjadi lebih besar - sangat besar.

Ganjil rasanya moster pembunuh diberi nama dengan nama perempuan, tapi engineer Krup yg romantis melakukannya: botol sampanye senjata kaliber 17-inch, mereka membaptisnya dengan nama anak perempuan boss-nya. Big Bertha, atau lebih tepat "Fat Bertha" mulai dimiliki militer Jerman, digunakan di Belgia di Liege, Namur, dan Antwrep, dan juga digunakan di Maubeuge, Perancis dengan ukuran yang benar-benar besar.

Tapi itu belum cukup. Betul Bertha memiliki ukuran yg luar biasa, tapi apa yang Jerman inginkan adalah sesuatu yg benar-benar menggetarkan - terutama sejak Amerika yg sombong mulai memainkan perannya.

4. Long Max Mengikuti Big Bertha
Mencari sesuatu yg mereka bisa perkuat di Front Utara untuk membuat mereka terlihat lebih besar, mereka melirik laut dan mulai melakukan ide transplantasi daripada mengembangkannya. Supaya tidak ribet, Long Max dibuat sebagai senjata untuk angkatan lautnya, terbesar yg Jerman pernah miliki. Tidak lama, senjata ini digunakan di darat. Di medan pertempuran senjata ini menunjukkan giginya dengan menembakkan 1600 pound peluru hingga jarak 30 mil!

(Perbandingan senjata kaliber 30,5 cm/50 dan 38 cm/45)


 
5. Senjata Terror Pertama
Ternyata itu saja belum cukup! Senjata ini masih hasil transplantasi senjata di laut, dan kadang-kadang dijuluki senjata terror yang pertama.

Meski membutuhkan pemeliharaan ekstra dan tidak menghasilkan daya destruktif besar, tapi tetap saja membuat takut, apalagi senjata ini mampu mengirim pelornya hingga sejauh 80 mil!

Ini adalah moster buat Jerman - dipasang di kereta khusus, bunyinya sangat keras sampai-sampai pada waktu yg bersamaan artileri biasa juga ditembakkan untuk meredam gemuruh penembakannya.

Catatan Lain:

Konsep meriam elektrik yg menarik (tanpa mesiu) di tahun 1932:




6. Sejata Terbesar yang Pernah Dibuat
Ketika perdamaian dibuat, orang-orang mulai sedikit "sopan" dan bijaksana mengenai ukuran amunisi mereka. Hingga orang-orang Jerman memutuskan untuk memukul genderang perangnya.

Tidak diragukan lagi, Gustav Schwere ini sangat impresif. Senjata ini dimiliki Angkatan Laut Jerman, tapi tidak seperti lainnya yg menakutkan, Shewere Gustav lebih-lebih dari seorang pembual yg bergemuruh.

Senjata pertama dinamai "Gustav", yang kedua "Dora":


Lihat kusutnya sejarah persiapan senjata



Monster ini begitu besar hingga butuh 2500 prajurit untuk menyiapkannya dan untuk mengangkutnya digunakan kereta dengan 25 rangkaian gerbong sepanjang hampir 1 mil!

Tidak seperti yang versi Paris, jangkauannya hanya 30 mil, tapi Jerman benar-benar puas dengannya, apalagi monster ini sanggup melontarkan pelor seberat 1000, 2000, atau bahkan 3000 pound!


Senjata lainnya pada era itu ("K-5E Leopold"):


Lihat gambar 3-D dari senjata-senjata rel di halaman ini (by Greh Heuer)


 
7. Supergun Centipede
Tidak hanya Jerman yg terobsesi dengan ukuran senjata. Orang-orang Inggris dan Amerika juga tidak mau ketinggalan. Sebelum perdamaian dilanggar lagi, Jerman punya satu ide pamugkas, senjata yg benar-benar membuat mereka benar-benar bisa menegakkan kepala mereka tinggi-tinggi di muka bumi.


Yang membuat senjata V3 Hochdruckpumpe ("High Pressure Pump", atau "Centipede") demikian menarik adalah bahwa ini bukan satu buah senjata tapi kumpulan dari senjata-senjata yg lebih kecil yang dapat ditembakkan dengan tepat dan akurat dengan cepat dan makin cepat. Merupakan bagian dari paket keseluruhan Victor Weapon yang termasuk V1 Buzz Bomb dan V2 (misil balistik pertama), V3 secara permanen dipasang di benteng tangguh di Perancis dimana akan menembakkan pelurunya hingga jarak lebih dari 100 mil, tepat di jantung kota London.


8. Lebih-lebih dari Supergun yang Mampu Mencapai Stratosfer
Setelah perang itu segala sesuatunya menjadi dipikirkan baik-baik dan bijaksana. Banyak pihak tidak lagi memikirkan ukuran senjata-senjata mereka tapi sesuatu yg lebih efektif dan berdaya besar untuk memperkuat artileri. Pada akhirnya muncullah era Misil-misil yg banyak dibuat pada masa itu. Amerika sendiri dengan desainer jeniusnya Gerald Bull membangun HARP System, jauh lebih dari sekedar supergun karena didesain untuk mencapai ujung lapisan stratosfer


Seperti halnya di Krupps, Bull sangat menyukai senjatanya. Setelah HARP melemah, Bull mencoba mencari pihak lain untuk menghidupkan kembali idenya soal supergun sejati, suatu materpiece, sesuatu yg dunia akan mengakuinya sebagai yang terbesar.
Proyek terhebatnya adalah Babylon Project, meski agak samar-samar, Bull jelas akan melakukan apa yg HARP tidak bisa lakukan, Bull akan membuat sesuatu yang bisa ditembakkan ke luar angkasa.


Bull memang seorang jenius tapi sekaligus bodoh karena satu hal: memilih klien.
Setelah mengajukan proposal Babylon-nya kesana kemari, akhirnya dia malah memilih Timur Tengah, dimana seorang presiden di sana telah menulis cek untuknya untuk membuat senjata terbesar di dunia.



9. Supergun Saddam Yang Membawa Malapetaka bagi Penemunya
Masalahnya tanda tangan di cek itu adalah milik Saddam Hussein, dan tentu saja membuat banyak pihak kalang kabut, apalagi kalau Bull berhasil, Saddam dapat mengirim misil hingga sejauh 500 mil!


Tapi akhirnya Bull tidak berhasil, bukan karena dia tidak bisa, tapi karena senjata kecillah yang menjadi penyebabnya.
Agen Israel, Mossad, menembakkan peluru tepat di otaknya, tentu saja karena dia berani bersekongkol dengan Saddam untuk membuat senjata.





source

Baca Selengkapnya ....

Anda Adalah Pengunjung Ke

Data pengunjung

Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Netter Sejati.